LEWOLEBA, 03 Juni 2026 – Halaman SMP Negeri 1 Nubatukan hari ini berubah
menjadi panggung penuh emosi dan kebahagiaan. Sekolah legendaris ini sukses
menyelenggarakan momentum paling bersejarah bagi angkatan mudanya, yakni
pengumuman kelulusan sekaligus pembagian amplop hasil ujian untuk 233 siswa
kelas 9 Angkatan ke-47 sejak lembaga pendidikan ini berdiri. Atmosfer ujian
yang tegang seketika mencair, berganti menjadi riuh perayaan penuh syukur yang
dihadiri oleh seluruh civitas academica, orang tua, dan para siswa.
Kepala SMP Negeri 1 Nubatukan, Maria Yustina Luku, S.Pd, tidak dapat
menyembunyikan rasa bangganya. Dalam sambutan awal yang menyentuh hati, beliau
merangkum rasa terima kasihnya kepada orang tua yang telah memercayakan
anak-anak mereka selama tiga tahun, serta mengapresiasi kerja keras para guru
yang telah tulus mengukir masa depan di hati ratusan siswa tersebut.
Sebelum amplop dibuka, Maria Yustina menitipkan tiga pesan penting sebagai
bekal masa depan alumni Angkatan ke-47:
- Jaga Nama
Baik Almamater: Selalu bawa nilai disiplin, jujur, dan santun di
lembaga pendidikan yang baru.
- Kelulusan
Bukan Akhir: Perjalanan masih panjang, teruslah belajar, kejar
cita-cita, dan jangan pernah takut gagal.
- Rayakan
dengan Bijak: Hindari aksi corat-coret seragam atau konvoi di
jalanan. Kepala Sekolah mengajak siswa untuk lebih memilih menyumbangkan
seragam mereka kepada adik kelas yang membutuhkan.
Ketegangan mencapai
puncaknya saat Kepala Sekolah membacakan petikan Surat Keputusan (SK) Penetapan
Kelulusan. Begitu kalimat "Lulus 100%" menggema, halaman
sekolah langsung pecah oleh gemuruh tepuk tangan dan tangisan haru. Para siswa
spontan berpelukan erat dengan orang tua mereka, menumpahkan segala rasa syukur
atas perjuangan yang berakhir manis.
Kemeriahan berlanjut
dengan pemberian piagam penghargaan khusus kepada 10 besar siswa berprestasi
yang berhasil meraih nilai akademik tertinggi di angkatannya. Istimewanya, ada
catatan sejarah baru yang membanggakan sekaligus menginspirasi pada kelulusan
tahun ini; seluruh posisi dalam daftar 10 besar siswa berperstasi sukses disapu
bersih dan dipecahkan oleh 10 srikandi tangguh Angkatan ke-47.
Keberhasilan kesepuluh siswi terbaik ini menjadi bukti nyata kekuatan literasi
dan ketekunan belajar perempuan-perempuan muda dari Spensa Nubatukan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Gabriel Tobi, S.Pd,
memberikan untaian kalimat pemungut semangat yang sangat mendalam bagi para
lulusan yang bersiap melangkah ke jenjang SMA/SMK.
"Jangan pernah mulai untuk berhenti, dan jangan pernah berhenti untuk
memulai," tegas Gabriel Tobi, membakar kembali semangat juang para
alumni muda.
Hari yang bersejarah ini akhirnya ditutup dengan sesi foto bersama yang megah. Lembaran baru kini menanti Angkatan ke-47, namun cerita indah di SMP Negeri 1 Nubatukan akan tetap abadi. Proficiat, Spensa Nubatukan!
Pcf/ Humas Spensa

0 Komentar